30 Oktober 2017•Update: 01 November 2017
Kaamil Ahmed
PALESTINA
Warga Palestina di Israel menggelar demonstrasi dengan berjalan melalui kota Kufur Qasem pada Minggu untuk memperingati pembantaian Kufur Qasem 1956, yang menewaskan 48 jiwa.
Tragedi Kufur Qasem terjadi ketika penjaga perbatasan Israel menembaki pekerja Arab di kota tersebut, yang berada di Jalur Hijau di sisi Israel - garis gencatan senjata di sepanjang Tepi Barat yang di kuasai oleh Yordania.
Aksi demonstrasi juga digelar di Tepi Barat.
Anggota parlemen Palestina di parlemen Israel turut berpartisipasi dalam pawai dengan melambaikan bendera Palestina.
Menurut laporan Arab48 news pada Minggu, meskipun mantan Presiden Israel Shimon Peres dalam pidatonya tahun 2007 telah menyatakan bahwa "Israel sangat menyesal" atas apa yang terjadi, Walikota Kufur Qasem Adel Budeir menuding Israel telah menolak mengakui dan meminta maaf secara resmi.