Gökhan Ergöçün
04 April 2022•Update: 06 April 2022
ISTANBUL
Permintaan minyak goreng dan tepung di Jerman meningkat secara substansial sejak awal perang Rusia di Ukraina pada akhir Februari, menurut data resmi baru-baru ini.
Menurut Destatis, kantor statistik Jerman, banyak pengecer membatasi penjualan barang-barang ini karena tingginya permintaan.
"Permintaan minyak goreng, misalnya, naik lebih dari dua kali lipat di Minggu 10 (7 hingga 13 Maret 2022) dari hampir enam bulan lalu pada September 2021," ungkap kantor statistik.
Permintaan tepung meningkat tiga kali lipat selama periode yang sama, tambah Destatis.
Rusia dan Ukraina adalah penyedia penting dari banyak produk makanan termasuk gandum, jagung dan biji bunga matahari.
Perang di wilayah ini menyebabkan kekhawatiran kekurangan pangan secara global.