Maria Elisa Hospita
12 Maret 2018•Update: 12 Maret 2018
Mustafa Melih Ahishali dan Mehmet Tosun
ISTANBUL / ANKARA
Sebuah pesawat jet Turki yang mengangkut 11 penumpang jatuh di barat daya Iran pada Minggu malam.
Menurut Kantor Berita Mahasiswa Iran (ISNA), pesawat tersebut lepas landas pada pukul 13.30 GMT, dari Sharjah, Uni Emirat Arab, dan membawa delapan penumpang dan tiga awak pesawat.
Seluruh penumpang dilaporkan meninggal dalam kecelakaan itu.
Kecelakaan tersebut terjadi di Distrik Kiyar, Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari.
Mojtaba Khaledi, juru bicara Organisasi Penanggulangan Darurat Iran, mengatakan bahwa penduduk desa menemukan puing-puing badan pesawat.
Menurut dia, pesawat tersebut menghantam gunung, dan tes DNA diperlukan untuk mengidentifikasi jenazah.
Gubernur Distrik Kiyar Kademali Merdani mengatakan, 50 pendaki gunung juga akan dikerahkan ke area tersebut untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.
Lewat sebuah pernyataan, Kementerian Transportasi dan Kelautan Turki mengatakan bahwa satu tim khusus dari Turki akan mengunjungi lokasi kecelakaan.
"Tim Badan Investigasi dan Inspeksi Kecelakaan dan tim Badan Bencana dan Manajemen Darurat Kepresidenan Turki (AFAD) akan mendatangi lokasi kecelakaan untuk menyelidiki kecelakaan tersebut," jelas kementerian.
Kementerian mengidentifikasi jet tersebut sebagai Canadair CL604 dengan nomor ekor TC-TRB, milik Turkish Basaran Holding.
Kementerian juga mengungkapkan bahwa pesawat tersebut jatuh sesaat setelah pilot melaporkan adanya "kesalahan teknis". Pesawat menghilang dari radar sekitar pukul 14.40 GMT.