Ahmed al-Masri, Gulsen Topcu
22 Maret 2018•Update: 23 Maret 2018
Ahmed al-Masri, Gulsen Topcu
RIYADH
Sebuah pesawat milik pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi pada Kamis dilaporkan diserang dengan rudal di kota Saada di utara Yaman.
Sebuah pesawat tempur milik pasukan koalisi menjadi sasaran serangan rudal yang diluncurkan dari Bandara Saada, namun pesawat berhasil selamat dari serangan dan telah kembali, kata Juru Bicara Pasukan Koalisi Turki al-Maliki, seperti di lansir kantor berita Arab Saudi SPA.
Dalam lansiran SPA, ditekankan bahwa rudal yang menargetkan pesawat itu bukan bagian dari pertahanan udara Yaman dan itu menunjukkan bahwa Iran terus menyelundupkan senjata kepada Houthi.
Selain itu juga disebutkan bahwa rudal pertahanan udara yang dimiliki oleh organisasi teror dan kelompok yang menyelundupkan senjata menimbulkan ancaman terhadap transportasi udara dan ekspedisi bantuan kemanusiaan.
Sebelumnya, stasiun televisi milik Houthi, Al-Masira mengumumkan bahwa sebuah pesawat tipe F-15 milik pasukan koalisi telah ditembak di wilayah udara Saada.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Pada 2015, Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk menggulingkan pertahanan Houthi.
Menurut PBB, perang saudara Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa dan menyebabkan lebih dari 11 persen dari keseluruhan populasi mengungsi.