Maria Elisa Hospita
28 November 2019•Update: 29 November 2019
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Perdana menteri Inggris meminta maaf di hadapan publik terkait isu Islamofobia yang melingkupi Partai Konservatif.
Dia mengungkapkan akan ada penyelidikan internal tentang masalah ini sebelum Natal.
"Kami meminta maaf untuk semua kesalahan kami yang menyakiti perasaan banyak orang," kata Boris Johnson saat mengunjungi Goonhilly Earth Station di Cornwall.
"Kami akan melakukan penyelidikan independen terhadap Islamofobia, anti-Semitisme, dan segala bentuk diskriminasi, dan itu akan dimulai jelang Natal," tambah dia.
Dewan Muslim Inggris telah mengkritik Partai Konservatif karena gagal menangani masalah Islamofobia.
Johnson sendiri kerap dikritik karena pernyataan yang bernada Islamofobia.
Pemilihan umum Inggris akan digelar pada 12 Desember.