Ayhan Simsek
06 April 2018•Update: 07 April 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Polisi menggerebek organisasi yang berafiliasi dengan PKK di Hannover, Jerman tengah, pada hari Kamis setelah protes keras yang dilakukan oleh anggota kelompok teror tersebut.
Kantor Jaksa Penuntut Umum mengatakan polisi menggeledah kantor organisasi yang berafiliasi dengan PKK NAV-DEM di Hannover karena dicurigai mendukung terorisme.
"Beberapa orang diduga mendukung struktur ilegal PKK di Jerman, dan merekrut pemuda Kurdi untuk PKK," Frank Padberg, juru bicara Kantor Jaksa Penuntut Umum di Luneburg, mengatakan kepada koran Bild.
Kelompok teroris PKK telah dilarang di Jerman sejak 1993 tetapi masih aktif dengan hampir 14 ribu pengikut, menurut badan intelijen domestik negara itu, BfV.
NAV-DEM ditengarai mengorganisir berbagai protes di seluruh negeri, sejak 20 Januari untuk memprotes operasi kontraterorisme Turki di Suriah barat laut.
Kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan PKK dan organisasi yang berhaluan kiri mengklaim bertanggung jawab atas lebih dari dua lusin serangan yang menargetkan masjid, asosiasi dan toko Turki di berbagai kota, termasuk Berlin, Frankfurt, Hamburg, dan Aachen.
Turki telah lama mengkritik pemerintah Jerman karena menoleransi kegiatan PKK di negara itu dan menekan Berlin untuk mengambil langkah-langkah ketat terhadap propaganda, rekrutmen dan kegiatan penggalangan dana kelompok itu.
PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa, melancarkan kampanye teror terhadap Turki selama lebih dari 30 tahun dan telah bertanggung jawab atas kematian hampir 40ribu orang, termasuk wanita dan anak-anak.