Maria Elisa Hospita
06 September 2019•Update: 09 September 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berencana mengunjungi Amerika Serikat pada Sabtu.
Local Tolo News melaporkan bahwa Ghani akan didampingi 13 delegasi dan menggelar diskusi dengan Presiden Donald Trump pada Senin mendatang.
Menurut seorang sumber, presiden Afghanistan diundang langsung oleh Washington.
Kunjungan itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan perdamaian sekaligus mengakhiri konflik yang terus berlangsung di negara itu.
Pada Kamis, Ghani mengecam kelompok pemberontak yang terus melancarkan kekerasan di seluruh wilayah Afghanistan.
"Kami mengupayakan berdamai dengan kelompok ini (Taliban). Di sisi lain mereka membunuh orang-orang tak berdosa. Pada akhirnya, upaya kami pun sia-sia," tandas dia.
Sebelumnya, Taliban telah memperingatkan warga Afghanistan agar tidak berpartisipasi dalam pemilihan presiden 28 September.
Di bawah kesepakatan damai yang disepakati secara prinsip antara Taliban dan para pejabat AS, sebanyak 5.000 tentara Amerika akan ditarik dari Afghanistan dalam 135 hari.
Beberapa pengamat mengkhawatirkan ketidakhadiran AS di negara itu hanya akan memberikan ruang bagi Taliban dan kelompok teror lainnya.