Riyaz ul Khaliq
21 Agustus 2023•Update: 24 Agustus 2023
ISTANBUL
Presiden China Xi Jinping pada Senin terbang ke Afrika Selatan untuk menghadiri KTT BRICS ke-15 dan dia juga menjadi ketua bersama Dialog Pemimpin China-Afrika, lapor media pemerintah.
Dalam kunjungan kenegaraan ke Afrika Selatan, Xi juga akan membahas peningkatan hubungan bilateral.
Menjelang kunjungannya, presiden China menulis sebuah artikel yang diterbitkan oleh media Afrika Selatan, yang membahas hubungan bilateral dan multilateral antara kedua negara.
“Kepercayaan bersama strategis kami semakin dalam. Kami saling memberi dukungan kuat pada isu-isu yang melibatkan kepentingan inti dan perhatian utama kami masing-masing dan menjaga koordinasi pada isu-isu internasional dan regional utama.”
“Kami bekerja sama untuk mempraktikkan multilateralisme sejati dan mendorong pembangunan tatanan internasional yang lebih adil dan setara,” tulis Xi.
KTT BRICS akan diadakan di Johannesburg di mana Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa akan menjamu Xi, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, dan Perdana Menteri India Narendra Modi pada 22-24 Agustus.
Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menghadapi surat perintah penangkapan internasional atas dugaan kejahatan perang di Ukraina, tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut.
BRICS saat ini terdiri dari lima negara – Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan – dan perluasan grup sedang menjadi agenda utama KTT tersebut.
Menurut Administrasi Umum Kepabeanan China (GAC), perdagangan Beijing dengan negara-negara BRICS meningkat 19,1 persen dalam tujuh bulan pertama tahun ini, dengan total sekitar 2,38 triliun yuan (sekitar USD326,85 miliar).
Angka ini menyumbang 10,1 persen dari total nilai perdagangan luar negeri China selama periode Januari-Juli tahun ini.
Xi juga akan bersama Ramaphosa memimpin Dialog Pemimpin China-Afrika di ibu kota Afrika Selatan.
Ini akan menjadi perjalanan kedua Xi keluar dari China tahun ini setelah dia melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia pada bulan Maret.
Perdagangan China dengan negara-negara Afrika meningkat tahun lalu menjadi USD282 miliar, di mana Beijing mengimpor barang dan jasa dari benua itu sekitar USD117,51 miliar.
Afrika Selatan adalah pengekspor terbesar di antara negara-negara Afrika ke China.