Dandy Koswaraputra
10 April 2019•Update: 10 April 2019
Idris Okuducu
ISTANBUL
Presiden Irak Barham Salih menyerukan untuk mengurangi ketegangan Timur Tengah sambil menyoroti pentingnya memerangi terorism.
Salih membuat pernyataan pada hari Selasa dengan Kenneth McKenzie, komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), di Istana Presiden di Baghdad.
Salih menekankan perlunya meningkatkan keamanan dan mengkonsolidasikan aksi bersama.
McKenzie juga mencatat bahwa AS akan terus mendukung pasukan Irak dalam menghilangkan terorisme.
Delegasi AS berkunjung setelah pemerintahan Trump, tindakan menunjuk Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai "organisasi teroris asing".
Trump mengatakan penunjukan itu "mengakui kenyataan bahwa Iran bukan hanya sponsor negara terorisme tetapi IRGC secara aktif berpartisipasi dan mempromosikan terorisme sebagai alat kenegaraan".
Menanggapi keputusan Washington, CENTCOM secara resmi menunjuk Dewan Keamanan Nasional Iran sebagai "organisasi teroris".
Dalam sebuah pernyataan hari Selasa, Staf Umum Iran menuduh Washington melindungi Israel dan mengganggu kestabilan kawasan dengan "mendukung teroris".
* Ditulis oleh Dilara Hamit