Maria Elisa Hospita
15 April 2020•Update: 15 April 2020
Dmitri Chirciu
KIEV, Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kebakaran yang melanda hutan dekat area Chernobyl tidak membahayakan fasilitas nuklir tersebut.
Lewat laman Facebook Kantor Kepresidenan Ukraina, dia mengungkapkan bahwa enam titik api dari kebakaran yang melanda area itu sejak 4 April berhasil dipadamkan pada Selasa.
"Saya meminta seluruh rakyat tetap tenang. Pemerintah tidak akan menutup-nutupi fakta. Kita tidak mau bencana pada 1986 terulang lagi," kata Zelensky.
Presiden juga mengatakan tingkat radiasi di Chernobyl masih dalam kadar normal.
Namun, titik-titik api yang masih tersisa dikhawatirkan akan membesar karena cuaca yang kering. Otoritas pun kesulitan menemukan titik api karena tebalnya asap.
Polisi telah dikerahkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran di area tersebut.
Pada 26 April 1986, reaktor nuklir nomor 4 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl meledak.
Insiden yang dianggap sebagai bencana nuklir terburuk sepanjang sejarah itu menewaskan 31 orang dan menggusur sebanyak 50.000 orang.
*Ditulis oleh Ali Murat Alhas