Astudestra Ajengrastrı
02 Maret 2018•Update: 02 Maret 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Seorang pria dari negara bagian Massachusetts ditahan pada Kamis karena diduga berperan dalam pengiriman surat-surat yang mengandung bubuk putih mencurigakan kepada lima orang-orang penting, salah satunya adalah Donlad Trump Jr.
Daniel Frisiello, 24 tahun, didakwa dengan lima tuduhan informasi palsu dan hoaks, dan lima dakwaan ancaman melalui surat.
Setelah diteliti, bubuk tersebut ditemukan tak berbahaya, sehingga memunculkan dakwaan tentang hoaks.
Namun istri Trump Jr., Vanessa, dilarikan ke rumah sakit sebagai bagian dari tindakan pencegahan setelah dia membuka surat yang diperkirakan dikirim Frisiello ke apartemen mereka di Manhattan.
“Investigasi yang dilakukan oleh Gugus Tugas Gabungan Terorisme Boston mengirimkan pesan kuat kepada siapa pun yang ingin meneror publik dengan mengirimkan bubuk putih melalui surat. Tak peduli bubuk tersebut asli atau hoaks, jangan lakukan itu,” ujar agen khusus FBI Harold H. Shaw yang menangani kasus ini.
Frisiello dijadwalkan muncul dalam persidangan pertamanya di pengadilan federal di Massachussetts pada Kamis.
Surat yang dialamatkan ke apartemen Trump ini disertai pesan kasar terhadap pewaris pebisnis real estate tersebut.
“Anda adalah orang yang sangat, sangat jahat. Saya terkejut ayah Anda mengizinkan Anda berbicara di TV. Anda membuat keluarga Anda yang bodoh, Eric, terlihat pintar. Ini adalah alasan mengapa orang membencimu, jadi ini pantas Anda dapatkan. Maka, DIAM!” tulis surat itu, menurut Departemen Kehakiman.
Empat orang lain yang menerima surat serupa adalah pejabat sementara Jaksa AS untuk Distrik California Nicola T. Hanna, seorang profesor di Stanford University, seorang senator AS, dan seorang kandidat kongres.
Surat yang berisi bubuk putih menjadi ancaman keamanan bagi banyak penduduk Amerika pada 2001, ketika virus anthrax dikirimkan ke beberapa organisasi media dan kantor dua orang senator, yang menewaskan lima orang dan melukai lebih dari 20 lainnya.
Tidak ada yang didakwa dalam kasus kriminal tersebut.