Emre Gürkan Abay
18 Mei 2022•Update: 19 Mei 2022
ANKARA
Rusia akan mengalihkan sumber energinya ke wilayah selain Eropa dalam menghadapi sanksi Uni Eropa (UE), kata Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan di Moskow dengan pejabat pemerintah dan perusahaan pada Selasa.
Eropa mulai menerapkan berbagai pembatasan di sektor energi karena kepentingan politik dan tekanan dari AS, kata Putin mengacu pada pembicaraan yang sedang berlangsung antara negara-negara Uni Eropa untuk melarang semua ekspor minyak dan gas dari Rusia.
"Ini menyebabkan inflasi. Politisi dan ekonom Barat tampaknya telah melupakan dasar-dasar hukum ekonomi yang sederhana, atau memilih untuk dengan sengaja mengabaikannya sehingga merugikan mereka," ujar dia.
Mengingat kenaikan signifikan dalam harga produk minyak bumi seperti bensin dan solar akibat sanksi, Putin mengatakan, "Penolakan minyak dan gas Rusia berarti Eropa secara sistematis akan menjadi kawasan dengan biaya energi tertinggi di dunia dalam jangka panjang."
Dia juga menyatakan bahwa sanksi Eropa tidak hanya akan merugikan ekonomi Eropa tetapi juga akan meningkatkan pendapatan minyak dan gas alam Rusia.