Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 November 2018•Update: 28 November 2018
Dildar Baykan
NEW YORK
Pengawas hak asasi manusia internasional pada Senin mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan laporan kepada hakim federal Argentina terhadap Putra Mahkota Saudi Muhammad Bin Salman atas tuduhan kejahatan perang.
Muhammad bin Salman dijadwalkan untuk menghadiri KTT G20 di Buenos Aires pekan ini
Menurut pernyataan Human Rights Watch (HRW), pihak berwenang Argentina saat ini sedang menilai peran putra mahkota terkait dugaan kejahatan perang oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman dan keterlibatannya dalam dugaan penganiayaan terhadap sejumlah warga negara Arab Saudi, termasuk Jamal Khashoggi .
Khashoggi, seorang wartawan dan kolumnis Washington Post, hilang setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Setelah awalnya mengatakan bahwa dia meninggalkan konsulat hidup-hidup, berminggu-minggu kemudian pemerintah Saudi mengakui bahwa dia terbunuh di sana.
Kenneth Roth, direktur eksekutif HRW, mengatakan penyelidikan oleh pihak berwenang Argentina akan menjadi sinyal kuat bahwa tokoh-tokoh penting seperti bin Salman tidak kebal terhadap hukum.
"Muhammad bin Salman harus tahu bahwa dia mungkin akan menghadapi penyelidikan kriminal jika dia datang ke Argentina," tambahnya.
Undang-undang Argentina memberikan pengadilan negara itu hak untuk menyelidiki kejahatan perang dan penyiksaan atas dasar global, membuka jalan bagi warga negara lain untuk diadili atas kejahatan semacam itu saat memasuki negara tersebut.