Muhammad Abdullah Azzam
11 Mei 2018•Update: 12 Mei 2018
Mehmet Nuri Uçar
GAZA
Komite Rakyat Anti Blokade di Jalur Gaza sekali lagi menyerukan kepada masyarakat internasional untuk membebaskan Gaza dari blokade Israel yang telah berlangsung selama 12 tahun.
Ketua Komite Rakyat Anti Blokade di Jalur Gaza, Jamal al-Hudari, mengatakan bahwa kondisi di Jalur Gaza semakin memburuk secara serius dari hari ke hari.
"Gaza berada dalam blokade terlama sepanjang sejarah modern. Blokade tersebut telah memberikan dampak yang sangat buruk bagi dua juta warga Palestina di Gaza, khususnya di bidang kesehatan, ekonomi, kemanusiaan dan pendidikan," ujar al-Hudari.
Al-Hudari mengungkapkan bahwa blokade yang diberlakukan oleh Israel adalah ilegal, tak bermoral dan berlawanan dengan hukum internasional. Oleh karena itu, al-Hudari menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menghentikan tragedi di Gaza.
Jumlah pengangguran di Gaza sekarang berada di angka 44 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan 38 persen pada 2015. Sebanyak 60 persen lulusan universitas kini menganggur, menurut data World Bank bulan lalu.
Populasi Gaza naik 38 persen dalam 10 tahun terakhir, namun ekonomi wilayah itu hanya naik 1,4 persen dalam jangka waktu yang sama.
Menurut Otoritas Keuangan Palestina, jumlah tabungan total pribadi penduduk jatuh dari USD1,37 miliar pada 2016 menjadi USD1,22 miliar saat ini.
Kantor PBB OCHA melaporkan pada akhir 2016, sebanyak 1,3 juta warga Gaza bergantung pada bantuan asing untuk tetap hidup, sementara 47 persen keluarga di Gaza tidak memiliki akses untuk mendapatkan bahan pangan.