Muhammad Abdullah Azzam
30 Mei 2019•Update: 31 Mei 2019
Burak Karacaoğlu, Eşref Musa
IDLIB
Setidaknya 17 warga sipil tewas dan banyak lainnya terluka dalam serangan pasukan rezim Bashar al-Assad dan sekutunya Rusia sejak waktu sahur pada Rabu kemarin di "Zona De-eskalasi Idlib".
Sumber lokal mengungkapkan jet pasukan rezim dan Rusia melancarkan serangan udara ke berbagai distrik di Idlib dan wilayah pinggir provinsi Hama yang berbatasan dengan zona de-eskalasi Idlib.
Menurut laporan sumber pertahanan sipil White Helmets 17 warga sipil tewas, sementara banyak lainnya menderita luka-luka akibat serangan udara tersebut.
Di sisi lain, jumlah korban tewas akibat serangan rezim Assad dan pendukungnya sejak Selasa sore hingga kini mencapai 37 jiwa.
Tim Pertahanan Sipil melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan mereka di bawah pemboman hebat, sementara jumlah orang yang tewas dan terluka dikhawatirkan dapat bertambah.
Menurut PBB, sedikitnya 150 orang tewas atau terluka di barat laut Suriah sejak akhir April, sementara 180 ribu terpaksa meninggalkan kampung halamannya.
Sebagian besar pengungsi hidup di daerah terbuka dalam kondisi yang sangat buruk.
September tahun lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, di mana tindakan agresi sangat dilarang.
Suriah baru saja keluar dari konflik dahsyat yang dimulai sejak 2011, ketika rezim Assad menindak demonstran dengan tingkat keganasan tak terduga.