Hayati Nupus
09 November 2019•Update: 11 November 2019
Serhad Shaker
NINEVEH, Irak
Tujuh belas roket menyerang lokasi di dekat pangkalan militer yang menjadi basis pasukan AS di utara Irak, kata tentara Irak, Sabtu.
Komandan Komando Operasi Nineveh Jenderal Noman al-Zawbae menggambarkan insiden yang terjadi pada Jumat di dekat pangkalan militer Qayyara itu sebagai “kecelakaan”.
Tak ada korban atau kerusakan akibat insiden itu.
Namun hingga kini belum jelas siapa dalang di balik insiden.
Al-Zawbae mengatakan pasukan keamanan membalas aksi dengan roket itu yang menewaskan tiga gerilyawan Daesh.
Pangkalan Qayyara menampung pasukan AS sebagai bagian dari koalisi pimpinan-AS melawan kelompok teroris Daesh.
Pada 2017, otoritas Irak mengumumkan sebagian besar Daesh telah ditaklukkan dan wilayah yang pernah dikuasai kelompok teror itu berhasil direbut kembali.
Namun teroris Daesh masih tersisa di pedesaan Anbar, Diyala, Kirkuk, Saladin dan Mosul.
Mereka melakukan aksi teror terhadap warga sipil.