Elena Teslova
03 Maret 2022•Update: 05 Maret 2022
MOSKOW
Kementerian Pertahanan Rusia telah mengumumkan bahwa pihaknya berencana untuk menyerang markas Dinas Keamanan (SSU) Ukraina dan pusat utama informasi dan operasi psikologis di Kyiv.
Kementerian mengatakan serangan akan dilakukan dengan menggunakan senjata presisi tinggi dan meminta warga sipil untuk meninggalkan daerah itu.
"Untuk mencegah serangan informasi terhadap Rusia, serangan dengan senjata presisi tinggi akan dilakukan di fasilitas SSU dan pusat utama ke-72 untuk operasi informasi dan psikologis (CIPO) di Kyiv,” kata kemhan Rusia.
"Kami menyerukan warga Ukraina - yang digunakan oleh nasionalis Ukraina untuk melakukan provokasi terhadap Rusia - serta penduduk Kyiv yang tinggal di dekat fasilitas itu untuk meninggalkan rumah mereka," ujar pernyataan dari kementerian Rusia itu.
Sejak Kamis lalu -- beberapa hari setelah pengakuan Rusia atas dua wilayah yang dikuasai separatis di Ukraina timur -- perang Rusia terhadap Ukraina ditanggapi komunitas internasional dengan kecaman, dan Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) menerapkan serangkaian sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Rusia semakin diisolasi setelah sejumlah banknya dikeluarkan dari sistem perbankan internasional SWIFT.