Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
31 Desember 2019•Update: 01 Januari 2020
Elena Teslova
MOSKOW
Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin menyambut baik pertukaran 200 tahanan yang dilakukan selama akhir pekan oleh otoritas Ukraina dan separatis pro-Rusia di sebuah pos pemeriksaan di Ukraina timur.
Pertukaran berlangsung pada 29 Desember sesuai dengan kesepakatan yang dicapai pada KTT Paris oleh empat negara-negara Normandia, yaitu Jerman, Prancis, Rusia dan Ukraina.
"Moskow menyambut baik langkah kemanusiaan yang penting ini, yang telah memungkinkan puluhan orang dipersatukan kembali dengan keluarga mereka dan untuk menyambut Tahun Baru yang akan datang dengan kerabat dan teman-teman mereka," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis di situs resminya.
Rusia juga menyatakan harapannya agar kegiatan tersebut terus berlanjut pada 2020 sebagai bentuk penerapan perjanjian Minsk untuk menyelesaikan situasi di Ukraina timur.
Dalam KTT Normandia Empat yang digelar pada 9 Desember, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sepakat untuk melakukan pertukaran semua tahanan yang diidentifikasi oleh kedua belah pihak.
Rusia dan Ukraina berselisih sejak 2014, ketika Rusia mencaplok Krimea setelah referendum yang kontroversial.
Turki dan Majelis Umum PBB memandang aneksasi itu sebagai tindakan yang ilegal.
Ukraina juga menyalahkan Kremlin atas kekerasan separatis di Ukraina timur, dekat perbatasan dengan Rusia.