Rhany Chairunissa Rufinaldo
31 Oktober 2018•Update: 31 Oktober 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Rusia pada Selasa mengusulkan diskusi internal NATO mengenai kemungkinan penarikan AS dari Perjanjian Nuklir Jarak Menengah.
Berbicara pada konferensi pers di Moskow, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu mengatakan Eropa akan menjadi pihak pertama yang menderita konsekuensi penarikan AS dari perjanjian tersebut.
"Kami melihat bahwa tidak semua orang di Eropa memahami bahwa keputusan ini akan menimbulkan konsekuensi bagi Eropa. Menurut kami, pembahasan secara luas soal keputusan ini antara NATO dan Eropa adalah langkah yang tepat," katanya.
Perjanjian Nuklir Jarak Menengah ditandatangani pada 1987 oleh Sekretaris Jenderal Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan.
Pada 21 Oktober, Presiden AS Donald Trump mengumumkan niatnya untuk mundur dari perjanjian tersebut.