Maria Elisa Hospita
31 Desember 2018•Update: 31 Desember 2018
Cigdem Alyanak
ISTANBUL
Dalam rangka menyambut Tahun Baru, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin menyampaikan harapannya akan "perdamaian dan ketenteraman" bagi semua umat manusia di seluruh dunia.
"Kami mendukung stabilitas, keadilan, toleransi, dan perdamaian di seluruh dunia," kata dia.
“Dengan pemahaman ini, kami membela hak-hak Yerusalem, Damaskus, Baghdad, Kairo, Tripoli, Sarajevo, dan Krimea," tambah presiden Turki.
Erdogan menekankan bahwa Turki tidak bertanggung jawab atas insiden di kawasan itu dan juga tidak akan menjadi korbannya.
"Perkembangan di Suriah adalah hasil dari upaya ini," kata dia lagi.
Erdogan telah mengisyaratkan bahwa operasi lintas batas melawan teroris PYD / YPG di Suriah akan segera dimulai. Sejak 2016, Ankara telah berhasil melancarkan dua operasi militer serupa di utara Suriah.
Suriah telah menderita akibat perang saudara sejak awal tahun 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok demonstran dengan brutal.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.