Muhammad Nazarudin Latief
03 Juni 2018•Update: 04 Juni 2018
Mohamed Fahd
SANAA
Sedikitnya 70 orang kelompok Houthi pada Minggu dilaporan tewas dalam serangan udara pasukan koalisi pimpinan Saudi Arabia dan bentrokan dengan pasukan pemerintah Yaman, di Yaman barat.
Emirates News Agency (WAM) melaporkan jet-jet tempur dan artileri koalisi menyerang posisi dan pertemuan pemberontak di pantai barat Yaman.
Serangan itu memaksa para pemberontak melarikan diri, meninggalkan senjata mereka.
Sementara itu, pasukan pemerintah Yaman dilaporkan maju di provinsi Al-Hudaydah menuju bandara dan pelabuhan strategis di daerah itu, kata WAM.
Pasukan pemerintah telah berhasil menangkap 21 pemberontak selama operasi di Al-Hudaydah, katanya.
Tidak ada komentar dari kelompok Syiah Houthi tentang klaim tersebut.
Yaman telah didera kekerasan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibukota Sanaa.
Konflik meningkat pada 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Sunni-Arabnya - yang menuduh Houthi melayani sebagai proxy Iran- meluncurkan kampanye besar-besaran di Yaman yang bertujuan untuk mengalahkan Houthi.
Kekerasan telah menghancurkan infrastruktur dasar Yaman, termasuk sistem air dan sanitasi, yang mendorong PBB untuk menggambarkan situasi sebagai "salah satu bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern".