Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 Desember 2018•Update: 15 Desember 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Senat pada Kamis memutuskan untuk mengakhiri dukungan Amerika Serikat terhadap perang yang dipimpin Saudi di Yaman dalam sebuah teguran ke Arab Saudi, sekutu lama AS.
RUU itu diusulkan bersama oleh Senator Independen Bernie Sanders dari Vermont dan Senator Republik Mike Lee dari Utah, menyusul pembunuhan kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi.
Presiden AS Donald Trump dan para pejabat tingginya telah membantah peran Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman dalam pembunuhan Khashoggi, meskipun muncul sejumlah tuntutan bipartisan di Capitol Hill bahwa dia harus bertanggung jawab.
Kedua inisiator itu telah mengupayakan resolusi selama satu tahun terakhir, dengan hanya 44 senator yang memilih mendukung RUU pada Maret.
Pada November, 60 anggota parlemen memilih untuk mengajukan pembahasan RUU di Senat.
Resolusi itu mendapatkan tentangan keras dari para petinggi Partai Republik termasuk Pemimpin Mayoritas Mitch McConnell, yang mengatakan resolusi itu melangkah terlalu jauh dan menyarankan legislatif untuk tidak berseteru dengan eksekutif.
Para senator juga meloloskan amandemen terhadap resolusi yang melarang pengisian bahan bakar pesawat yang bukan milik AS di perang Yaman.
Kampanye militer pimpinan Saudi telah menghancurkan infrastruktur Yaman, termasuk sistem kesehatan dan sanitasi, mendorong PBB untuk menggambarkan situasi tersebut sebagai salah satu bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern.