23 Juli 2026•Update: 23 Juli 2026
Serangan Amerika Serikat kembali menghantam sejumlah wilayah di Iran barat daya dan selatan pada Kamis dini hari.
Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa kota, sementara sebuah gardu listrik di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr dilaporkan terkena serangan hingga menyebabkan pemadaman listrik.
Televisi pemerintah Iran melaporkan ledakan terjadi di Kota Ahvaz dan Ramshir di Provinsi Khuzestan. Media tersebut juga menyebut beberapa ledakan terdengar di dekat Desa Ziyarat, wilayah Kota Sirik di Provinsi Hormozgan.
Sementara itu, kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan ledakan juga terjadi di sekitar Bandar Mahshahr, Provinsi Khuzestan.
Kantor berita Fars melaporkan dua ledakan terdengar di sekitar Kota Bushehr. Gubernur Bushehr Mohammad Mozaffari mengatakan sebuah rudal menghantam gardu listrik di dekat PLTN Bushehr sehingga menyebabkan pemadaman listrik di sebuah desa sekitar selama sekitar dua jam.
Perkembangan itu terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukan AS kembali melancarkan serangan terhadap sasaran militer Iran dan menegaskan operasi tersebut akan terus berlanjut guna semakin melemahkan kemampuan Teheran mengancam pelaut sipil dan kapal-kapal komersial yang melintasi perairan kawasan.
Amerika Serikat telah melancarkan serangkaian serangan di berbagai wilayah Iran sejak pekan lalu, sementara Teheran membalas dengan menyerang sejumlah fasilitas dan pangkalan yang diklaim digunakan militer AS di beberapa negara kawasan.
Saling serang antara kedua negara terus berlangsung meski Amerika Serikat dan Iran pada Juni lalu menandatangani kesepakatan kerangka kerja yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada Februari dan membuka jalan menuju perjanjian damai jangka panjang.