Ekip
27 Mei 2022•Update: 27 Mei 2022
ERBIL, Irak
Sedikitnya dua warga sipil tewas sementara dua lainnya terluka dalam serangan roket oleh kelompok teror PKK di Irak utara, kata pemerintah di wilayah Irak utara pada Kamis.
Teroris PKK menembakkan dua roket ke desa Bamarni di provinsi Duhok, yang menewaskan dua warga sipil dan melukai dua lainnya, kata kantor anti-teror Pemerintah Daerah Kurdistan Irak (KRG) dalam sebuah pernyataan di Facebook.
Menurut angka resmi, PKK telah menduduki 515 desa di perbatasan Erbil, Duhok, dan Sulaymaniyah pada 2015.
Setelah operasi lintas perbatasan Turki yang sukses dalam beberapa tahun terakhir, teroris PKK terpukul mundur dari perbatasan Turki ke Irak, dan menduduki 285 desa lagi dalam tujuh tahun terakhir.
Dalam sebuah pernyataan pada 27 Februari 2021, Perdana Menteri KRG Masoud Barzani mengatakan pihak berwenang setempat tidak dapat membangun kembali 800 desa karena keberadaan PKK.
Barzani menambahkan bahwa mereka tidak akan mentolerir kehadiran kelompok teror di wilayah tersebut.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – telah bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.