Muhammad Abdullah Azzam
30 Januari 2019•Update: 30 Januari 2019
Behlül Çetinkaya
ISLAMABAD
Sembilan orang tewas dan 21 lainnya menderita luka-luka akibat serangan bom dan serangan bersenjata di sebuah kantor polisi di provinsi Balochistan, Pakistan, Selasa.
Menurut sebuah pernyataan dari militer Pakistan, serangan tersebut terjadi saat 800 kandidat polisi mengikuti serangkaian ujian dan wawancara untuk bertugas menjadi polisi.
Pernyataan itu menyebut satu dari tiga penyerang melancarkan serangan bom bunuh diri di depan kantor polisi tersebut.
Sementara dua penyerang lainnya melepaskan tembakan secara acak ke arah gedung kantor polisi tersebut lantas melarikan diri. Sembilan orang tewas, tiga di antaranya petugas polisi.
Selain itu, 12 korban luka-luka di antaranya adalah polisi, sementara sembilan lainnya adalah kandidat polisi.
Tentara Pakistan dan pasukan perlindungan perbatasan dikerahkan ke kantor polisi tersebut untuk mengamankan suasana.
Usai serangan tersebut pasukan keamanan segera melancarkan operasi untuk menangkap dua penyerang yang melarikan diri. Kedua teroris tersebut tewas tertembak dalam operasi tersebut.
Para korban luka-luka dirujuk ke rumah sakit di Kota Kuetta dengan menggunakan helikopter militer.
Hingga kini belum ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu.