Rıskı Ramadhan
21 Maret 2018•Update: 22 Maret 2018
Omer Aydin
PARIS
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, yang ditahan terkait dugaan pendanaan ilegal kampanye pemilihan presiden dilaporkan bermalam di rumah pada Selasa malam.
Menurut lansiran radio Europe 1, masa penahan Sarkozy diberikan jeda selama 7 jam.
Sarkozy yang diperiksa di kantor polisi Nanterre di dekat Paris, diizinkan pulang menjelang tengah malam. Sarkozy keluar dari rumah dan menuju ke kantor polisi untuk melanjutkan pemeriksaan pada pukul 07.30 waktu setempat, kata lansiran tersebut.
Menurut lansiran tersebut, izin pulang bagi seseorang yang ditahan bukan hal yang lazim, penerapan itu dapat dilakukan dalam beberapa kasus untuk orang sakit dan lanjut usia, sementara Sarkozy diberikan “jeda penahanan” karena bersifat mantan presiden.
Disebutkan bahwa masa penahanan Sarkozy telah diperpanjang dan diperkirakan akan dimulai investigasi terhadap Sarkozy setelah proses pemeriksaan berakhir.
Sarkozy diduga menerima uang secara ilegal dari pemimpin Libya Muammar Gaddafi untuk melangsungkan kampanye pemilihan presiden Prancis pada tahun 2007. Investigasi awal terkait dugaan tersebut telah dimulai pada tahun 2013.