Turgut Alp Boyraz
14 Mei 2021•Update: 14 Mei 2021
Turgut Alp Boyraz
JERUSALEM
Tentara Israel menghindar untuk mengkonfirmasi peluncuran operasi di Gaza, Palestina.
Juru Bicara Pers Luar Negeri Angkatan Darat Israel Jonathan Conricust sebelumnya mengatakan bahwa tentara telah meluncurkan operasi darat di Jalur Gaza.
Namun Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Avichay Adraee mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa dia tidak dapat mengkonfirmasi operasi darat.
Dia hanya dapat mengatakan bahwa serangan udara dan darat telah diluncurkan di Jalur Gaza.
Dia mengatakan dia tidak bisa menyangkal, mengkonfirmasi atau mengomentari pernyataan Conricust.
Israel terus menargetkan Gaza dengan pemboman besar-besaran, sejauh ini menewaskan 103 warga Palestina, termasuk 27 anak-anak dan 11 wanita, menurut pejabat kesehatan.
Sedikitnya 580 lainnya terluka di samping kerusakan berat pada bangunan tempat tinggal di seluruh daerah kantong.
Sampai saat ini, tujuh orang Israel telah tewas dalam kekerasan baru-baru ini - enam dari mereka dalam serangan roket, selain seorang tentara yang tewas ketika sebuah peluru kendali anti-tank menghantam jipnya.
Ketegangan telah memuncak di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki selama sebulan terakhir ketika pemukim Israel berkerumun mengikuti perintah pengadilan untuk penggusuran keluarga Palestina di daerah itu.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 - sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.
* Ditulis oleh Dilan Pamuk di Ankara