Muhammad Abdullah Azzam
23 Maret 2019•Update: 23 Maret 2019
Zeynep Hilal Karyağdı
GAZA
Tentara Israel menewaskan dua warga Palestina serta melukai 62 warga lainnya yang melakukan aksi damai “Great March of Return” di perbatasan Gaza.
Menurut pernyataan tertulis dari Ashraf Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, dua warga Palestina bernama Nidal Abdulkarim Shatat (29) dan Jihad Munir Hararah (24) tewas tertembak pasukan Israel di wilayah perbatasan.
Selain itu, 62 warga juga menderita luka-luka akibat kekerasan tentara Israel pada Jumat terhadap warga Palestina yang melakukan aksi protes di perbatasan Gaza.
Jubir Qudra mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelumnya, 30 warga Palestina terluka setelah tentara Israel melepaskan tembakan terhadap para demonstran di perbatasan timur Gaza.
jurnalis foto Anadolu Agency Ali Jadallah mengalami luka-luka di tangan kirinya setelah terkena pecahan peluru yang dilarang oleh hukum internasional.
Warga Palestina melancarkan aksi damai “Great March of Return” di perbatasan Jalur Gaza-Israel sejak 30 Maret lalu.
Namun, tentara Israel menembaki penduduk sipil yang menuntut untuk kembali ke tanah leluhur mereka dan pencabutan blokade ilegal terhadap Gaza yang telah diterapkan sejak 2006.
Pasukan Israel kerap membubarkan warga Palestina yang sedang melakukan aksi secara damai dengan peluru tajam.
Lebih dari 230 warga Palestina tewas dalam intervensi pasukan Israel terhadap demonstrasi damai sejak 30 Maret.
Sejak rentetan demonstrasi terakhir yang dilakukan warga Palestina dimulai pada akhir Maret, sejumlah nyawa demonstran telah melayang -- dan ribuan lainnya terluka -- oleh tentara Israel yang dikirim ke sepanjang wilayah yang bergejolak.
Secara terpisah, jet-jet tempur Israel menyerang para demonstran Palestina di sepanjang perbatasan Gaza.