Muhammad Abdullah Azzam
22 Juli 2019•Update: 23 Juli 2019
Gülşen Topçu
TRIPOLI
Pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya (GNA) yang diakui PBB menggelar serangan udara terhadap target-target pasukan Jenderal Khalifa Haftar di bagian selatan ibu kota Tripoli.
Juru bicara operasi militer "Burkan al-Ghadab" Mustafa Al-Maji mengungkapkan kepada Anadolu Agency bahwa pihaknya melancarkan serangan udara terhadap pasukan Haftar di daerah Wadi al-Rabi, al-Sabia dan bandara lama.
Al-Maji mengatakan bahwa banyak kendaraan militer hancur akibat serangan tersebut.
Pesawat tempur dan perangkat pengintaian milik GNA juga dapat menghantam target pasukan Haftar pada jarak yang jauh, tutur Al-Maji.
Libya masih dilanda krisis kekerasan sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan terbunuhnya Presiden Muammar Khaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak itu, perpecahan politik Libya menghasilkan dua kursi kekuasaan saingan - satu di Al-Bayda dan satu lagi di Tripoli - bersama dengan sejumlah kelompok milisi bersenjata berat.
GNA menuduh pasukan pimpinan Haftar yang berbasis di Libya Timur berada dibalik serangan tersebut.
Pemimpin pasukan militer di timur Libya Komandan Khalifa Haftar menginstruksikan penyerangan pada 4 April untuk mengambil alih ibu kota Tripoli, sedang pasukan GNA meluncurkan operasi "Burkan al-Ghadab".