Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Oktober 2019•Update: 14 Oktober 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa dia berharap PYD/YPG, cabang kelompok teror PKK di Suriah, mundur dari perang melawan militer Turki di timur laut Suriah.
"Saya harap mereka melakukannya, karena sangat sulit untuk mengalahkan kekuatan dengan pesawat yang tidak mereka miliki, di mana mereka memiliki senjata yang tidak dimiliki orang Kurdi," kata Trump di KTT Pemilih Nilai, Sabtu.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada Rabu untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.
Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.