Maria Elisa Hospita
18 Desember 2019•Update: 19 Desember 2019
Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungannya ke pemerintah interim Bolivia di tengah krisis politik di negara Amerika Selatan itu.
"Kami mendukung @JeanineAnez memimpin masa transisi demokrasi yang damai di Bolivia melalui pemilihan umum yang bebas," cuit Trump lewat Twitter.
"Kami mengecam kekerasan yang sedang berlangsung di Bolivia. AS mendukung perdamaian dan demokrasi di Bolivia!" kata dia lagi.
Pernyataan itu dirilis beberapa jam setelah mantan presiden Bolivia Evo Morales mengatakan bahwa dirinya berhak menjalankan aktivitas politik di negaranya dan menuding pemerintah interim melancarkan "kudeta" terhadap pemerintahannya.
Ini adalah kedua kalinya di tahun ini Washington menyatakan dukungan secara terbuka ke presiden interim di negara Amerika Latin, setelah pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido.
Kekacauan terjadi di Bolivia sejak Oktober, ketika Morales memenangkan pemilu untuk keempat kalinya.
Para pengunjuk rasa turun ke jalanan dengan mengklaim pemilu itu penuh kecurangan.
Pemilihan presiden Bolivia akan digelar pada Maret 2020 dan pemerintahan Anez mengancam Morales dengan hukuman penjara jika dia ingin kembali ke negara itu.