Maria Elisa Hospita
28 Maret 2019•Update: 28 Maret 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON (AA) - Presiden Donald Trump pada Rabu malam menyebut penyelidikan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller terhadapnya sebagai "upaya penggulingan" pemerintahan Amerika Serikat.
"Kami tidak bisa membiarkan pengkhianatan ini terjadi pada presiden lain," kata Trump kepada Fox News.
Dalam surat sepanjang empat halaman yang ditujukan ke Kongres pada Minggu, Jaksa Agung William Barr mengatakan Mueller tak menemukan bukti bahwa Trump bersekongkol dengan Rusia selama kampanyenya pada 2016.
"Meskipun laporan Mueller tidak menyimpulkan bahwa presiden melakukan penyimpangan, namun itu tidak serta-merta membebaskannya dari semua tuduhan," tegas Barr.
"Ini adalah upaya penggulingan pemerintah kami. Seandainya saya melakukannya pada [mantan] Presiden [Barack] Obama atau seorang Demokrat, maka itu akan dianggap pengkhianatan berat dan akan dikenai hukuman seberat-beratnya," ujar Trump.
Trump telah berulang kali membantah kolusi dengan Rusia.
Selama penyelidikan, Mueller menghindari sorotan publik.
Secara keseluruhan, lima orang yang terlibat dalam kampanye telah mengaku bersalah atas tuduhan-tuduhan yang diajukan oleh Mueller, termasuk kepala kampanye Trump, Paul Manafort, wakilnya, Rick Gates, mantan Penasihat Keamanan Nasional Michael Flynn, penasihat kampanye George Papadopoulos, dan pengacara Trump, Michael Cohen.
Namun, tak satupun dari kelima pejabat itu yang didakwa dengan tuduhan kolusi dengan Rusia.