Berk Kutay Gokmen
03 Juni 2026•Update: 03 Juni 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei terlibat dalam perundingan untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang, seraya menyebut hubungan antara para pihak yang terlibat dalam proses tersebut berjalan dengan baik.
Dalam wawancara dengan Pod Force One pada Rabu, Trump mengatakan Khamenei memiliki peran dalam negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengakhiri konflik.
“Dia terlibat, tentu saja. Ya, saya pikir mereka sangat menghormatinya,” kata Trump mengenai Khamenei.
Trump juga mengatakan dirinya ingin bertemu dengan Khamenei pada suatu waktu di masa mendatang.
“Kami mungkin akan bertemu pada suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan,” ujarnya.
Presiden AS itu juga menyatakan bahwa Iran telah menyetujui untuk tidak memiliki senjata nuklir, yang menurutnya merupakan salah satu poin terpenting dalam pembahasan.
“Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir ... mereka sudah setuju bahwa mereka tidak akan memiliki senjata nuklir. Mereka bisa saja berubah pikiran, tetapi itu adalah salah satu hal yang harus mereka setujui, dan itu adalah hal yang besar,” kata Trump.
Amerika Serikat dan Israel sebelumnya menyatakan bahwa program nuklir Iran serta upaya menghilangkan apa yang mereka sebut sebagai ancaman langsung dari rezim Iran menjadi alasan utama dimulainya perang pada 28 Februari.
Konflik tersebut saat ini berada dalam masa penghentian pertempuran sementara, sementara upaya untuk mencapai pengakhiran permanen masih terus berlangsung melalui mediasi Pakistan.
Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berkembang dengan cepat dan menunjukkan arah yang positif.
“Perundingan berkembang dengan cepat, dan perkembangannya baik. Hasilnya akan sangat baik,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa “banyak hal yang sangat baik akan terjadi.”