Maria Elisa Hospita
16 Mei 2019•Update: 17 Mei 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakin bahwa Iran akan sepakat untuk berunding di tengah meningkatnya aktivitas militer AS di Timur Tengah untuk mencegah potensi serangan dari Iran.
Baik Trump maupun para pejabat tingginya tidak menguraikan sifat dari ancaman-ancaman itu bahkan setelah AS mengirimkan kapal induk ke wilayah tersebut.
Presiden mengecam Washington Post dan New York Times karena menurutnya membuat "berita palsu" yang menuding pertikaian dalam pemerintahannya sehubungan dengan kebijakannya di Timur Tengah.
"Tidak ada pertikaian apa pun. Semua pendapat dan kebijakan dibahas dan saya akan membuat keputusan final. Saya yakin Iran akan ingin berunding segera,"
Kedua surat kabar itu melaporkan bahwa sekutu dekat AS di Eropa menyuarakan skeptisisme yang kuat tentang ancaman yang disebut-sebut oleh AS.
Pada Rabu, wakil komandan Inggris dari koalisi anti-Daesh pimpinan AS membantah adanya "peningkatan ancaman" dari kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak dan Suriah.
"Kami sedang memantau dengan saksama kelompok-kelompok milisi Syiah yang mungkin dimaksud," kata Mayor Jenderal Christopher Ghika.