Pizaro Gozali İdrus
27 November 2018•Update: 28 November 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Seorang warga Suriah yang terdampar di bandara Malaysia selama tujuh bulan telah mendapatkan suaka di Kanada, lansir Channelnews Asia pada Selasa.
Hassan al-Kontar, 37, dijadwalkan tiba di Vancouver pada Senin malam, waktu setempat.
Pada Minggu, Hassan memposting video di Instagram selama singgah di Bandara Internasional Taiwan Taoyuan.
"Besok saya akan mencapai tujuan akhir saya, Vancouver, Kanada," katanya dalam video itu.
"Aku tidak bisa melakukannya tanpa dukungan dan doa dari kalian semua. Aku tidak bisa melakukannya tanpa bantuan keluargaku, teman-teman dan keluarga Kanada, pengacaraku. Terima kasih semuanya. Aku mencintaimu semua."
Hassan akan memasuki Kanada sebagai pengungsi, lapor BBC, yang menerima konfirmasi soal kepergiannya dari pengacara.
Dua organisasi, British Columbia Muslim Association dan Canada Caring Society, mensponsori dia untuk datang ke Kanada sebagai pengungsi.
Hassan sebelumnya tinggal di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2) sejak 7 Maret karena menolak bergabung untuk wajib militer di Suriah.
Saat tinggal di bandara, Hassan berkali-kali merekam videonya di media sosial dan menarik perhatian kelompok HAM dan media internasional.
Hassan lalu meminta otoritas Malaysia mendeportasinya ke Kamboja karena negara itu memberlakukan bebas visa bagi warga Suriah.
Namun, setelah tiba di Phnom Penh, dia ditolak masuk dan dipulangkan lagi ke Kuala Lumpur pada 7 Maret.
Dia kemudian diminta untuk pergi ke Ekuador, namun otoritas Malaysia tak mengizinkannya pergi.