Maria Elisa Hospita
05 Agustus 2019•Update: 05 Agustus 2019
Durmus Genc
MUGLA, Turki
Setidaknya 22 migran ilegal diselamatkan di Laut Aegea di lepas pantai barat daya Turki.
Para migran meminta bantuan dari Penjaga Pantai Turki ketika sebuah kapal yang membawa mereka terhenti di distrik Datca di Provinsi Mugla.
Semua migran - kebanyakan dari mereka adalah warga Suriah, Palestina, dan Irak - kemudian dirujuk ke kantor migrasi provinsi.
Turki telah menjadi titik transit utama bagi para migran gelap yang ingin menyeberang ke Eropa untuk memulai kehidupan baru, terutama mereka yang melarikan diri dari perang dan penganiayaan.
Menurut data resmi, hampir 180.000 migran gelap telah ditahan sepanjang tahun 2019.