Muhammad Abdullah Azzam
30 April 2018•Update: 30 April 2018
Dildar Baykan
ANKARA
Turki mengutuk "serangan keji teroris" yang telah menewaskan sedikitnya 25 orang di Kabul, Afghanistan, pada Senin.
"Kami sangat berduka karena serangan teroris hari ini di daerah Sash Darak, Kabul telah menewaskan dan melukai saudara-saudari Afghanistan kami," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
Dalam pernyataannya, Turki mengharapkan "pemulihan yang cepat bagi yang terluka" serta mengucapkan "turut berduka untuk pemerintah dan rakyat Afghanistan".
Juru bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan Wahid Majruh juga mengungkapkan sebanyak 25 orang tewas dalam dua serangan bunuh diri di Kabul.
Selain korban tewas, sebanyak 49 orang terluka dalam dua serangan tersebut, beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.
Ketua Badan Media Independen Afghanistan, Mujib Hilwatger mengungkapkan delapan wartawan tewas dalam serangan tersebut, termasuk di antaranya terdapat wartawan foto AFP, Shah Marai.
Menurut penuturan para saksi mata, penyerangan kedua itu dilakukan oleh seorang yang menyamar sebagai wartawan dan meledakkan bom yang ditaruh di dalam kamera saat berada di antara para wartawan lainnya.
Organisasi teroris Daesh mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Lokasi penyerangan tersebut berdekatan dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Afghanistan, Pangkalan NATO dan Kementerian Pertahanan Afghanistan.