Busra Nur Cakmak
11 Februari 2022•Update: 11 Februari 2022
ANKARA
Turki pada Kamis mengutuk serangan teror baru-baru ini di Somalia, yang telah menewaskan sedikitnya 11 orang dan melukai lebih dari 25 lainnya.
"Kami sedih menerima berita setidaknya 11 orang tewas dan lebih dari 25 lainnya terluka dalam tiga ledakan bom terpisah yang terjadi pada 9 dan 10 Februari di kota Barawe, Bosaso dan Mogadishu di Somalia," kata sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Turki.
Kementerian menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Somalia dan pemerintahnya serta berharap pemulihan cepat bagi korban yang terluka.
"Turki akan terus mendukung Somalia dalam perangnya melawan terorisme," tambah kemlu Turki.
Sedikitnya enam orang tewas Kamis ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di ibu kota Mogadishu, menurut sumber-sumber medis.
Serangan itu terjadi di persimpangan El-gabta dekat istana kepresidenan Somalia yang dijaga ketat.
Kelompok teroris yang berafiliasi dengan al-Qaeda, al-Shabaab, mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu, dan mengatakan bahwa ledakan itu menargetkan empat kendaraan yang membawa pemilih pemilu parlemen.
Pada Rabu, kelompok teroris itu menembakkan mortir di Barawe, wilayah Shabelle Bawah, menargetkan satu-satunya tempat pemungutan suara di kota itu. Sedikitnya 4 orang tewas dalam insiden tersebut.