Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Oktober 2018•Update: 04 Oktober 2018
Ata Ufuk Seker
BRUSSELS
Turki bersama dengan 12 sekutu NATO lainnya pada Rabu menandatangani deklarasi untuk bekerja sama dalam memperkenalkan Sistem Maritim Tanpa Awak.
]Menteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar berada di Brussels untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri pertahanan NATO di mana penandatanganan dilakukan. Para menteri dari Belgia, Denmark, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Spanyol, Inggris, dan AS juga berpartisipasi.
"Penggunaan sistem tanpa awak adalah lompatan perubahan yang berpotensi memberikan perubahan dalam teknologi maritim. Mereka akan memungkinkan kami untuk secara signifikan lebih efektif dalam bidang-bidang penting seperti mendeteksi dan membersihkan ranjau dan menemukan serta melacak kapal selam. Bekerja bersama aset-aset angkatan laut tradisional, sistem tanpa awak ini akan meningkatkan kesadaran situasional dan kendali kita terhadap lautan," kata pernyataan di situs NATO.
"Sekutu NATO telah belajar dari pengalaman memperkenalkan kendaraan tanpa awak di wilayah udara. Pengalaman ini telah melengkapi kami untuk menghadapi tantangan serupa yang mungkin muncul di wilayah maritim," tambahnya.