16 Oktober 2017•Update: 17 Oktober 2017
STRASBOURG, Prancis
Turki akan melanjutkan upaya mereka untuk mendapatkan keanggotaan Uni Eropa meskipun menghadapi berbagai hambatan, kata Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag, Minggu.
Dalam upacara peletakan batu pertama Kompleks Masjid Eyup Sultan di Strasbourg, Prancis, Bekir Bozdag berkata, “Turki akan memperkuat Uni Eropa jika Turki mendapat keanggotaan penuh Uni Eropa.”
“Kami telah mengupayakan keanggotaan ini sejak 1960. Meski banyak hambatan, Turki belum pernah menyerah,” kata Bozdag sambil menekankan bahwa Uni Eropa telah mengubah aturan keanggotaan hanya untuk mempersulit Turki.
Perundingan aksesi Turki ke Uni Eropa telah dimulai sejak 2005. Untuk mendapat keanggotaan ini, Turki telah berhasil melakukan negosiasi dengan Uni Eropa dalam 35 bab kebijakan yang meliputi reformasi dan penerapan standar Eropa.
Negosiasi ini sempat terhenti pada 2007 karena masalah Siprus. Pemerintah Jerman dan Prancis juga telah menolak keanggotaan penuh Turki.
Dilaporkan oleh Mumin Altas dan Kemal Karadag; Ditulis oleh Sibel Ugurlu