Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Mei 2020•Update: 28 Mei 2020
Vakkas Dogantekin
ANKARA
Platform media sosial Twitter memberikan label "berpotensi menyesatkan" pada dua cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam upaya pengecekan fakta yang kontroversial, Selasa.
Label itu diberikan pada cuitan Trump yang diposting di pagi hari dengan berbunyi: "TIDAK MUNGKIN (NOL!) Bahwa Surat Suara Surat Suara akan menjadi sesuatu yang kurang dari penipuan yang substansial dan akan mengarah pada pemilihan yang curang."
Pernyataan sang presiden terutama berfokus pada upaya California untuk memperluas pemungutan suara melalui pos karena pandemi Covid-19.
Ketika pengguna Twitter melihat cuitan itu, Twitter memberikan tautan yang bertuliskan "Dapatkan fakta tentang surat suara."
Tautan itu mengarah ke kumpulan cuitan dan artikel berita yang dipilih oleh Twitter untuk menyanggah pernyataan presiden.
Trump sendiri mengecam Twitter atas tindakan tersebut dan menuduh perusahaan itu ikut campur dalam pemilihan umum AS 2020.
"Twitter benar-benar melumpuhkan KEBEBASAN BERBICARA, dan saya, sebagai Presiden, tidak akan membiarkan itu terjadi," tulis dia.
Trump telah lama berselisih dengan berbagai perusahaan teknologi, khususnya Twitter.
"Twitter itu mengerikan, apa yang mereka lakukan. Mereka tidak membiarkan Anda mengeluarkan berita," kata Trump kepada Fox Business Network tahun lalu.
"Orang-orang ini semuanya adalah Demokrat. Jika saya mengumumkan besok bahwa saya akan menjadi seorang Demokrat liberal yang baik, saya akan mendapatkan pengikut lima kali lebih banyak," lanjut dia.