Muhammad Abdullah Azzam
12 Juni 2019•Update: 12 Juni 2019
Sultan Çoğalan
KIEV
Kementerian Luar Negeri Ukraina mengutuk keras soal penahanan delapan warga Tatar oleh pasukan keamanan Rusia di berbagai wilayah di Krimea.
Melalui sebuah pernyataan tertulis, Kemenlu Ukraina mengecam tindakan penindasan Rusia terhadap masyarakat Tatar Krimea.
“Kami sangat mengutuk penahanan dan penggerebekan ilegal kemarin di rumah-rumah warga Tatar Krimea di daerah Simferopol, Belogorsk dan Alushta,” ujar Kemenlu Ukraina.
Otoritas Ukraina mengklaim bahwa penahanan delapan warga Tatar dilakukan dengan investigasi yang dibuat-buat terhadap organisasi teroris. Hal tersebut nampak dalam kasus-kasus sebelumnya.
Rusia terus memberikan tekanan dengan kedok memerangi terorisme terhadap penduduk asli, ujar pernyataan Kemlu Ukraina itu.
Pernyataan itu juga mendesak Rusia untuk mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia di Krimea dan membebaskan warga Ukraina yang ditahan di semenanjung itu.