Muhammad Abdullah Azzam
18 Juli 2020•Update: 19 Juli 2020
Ayşe Böcüoğlu Bodur
ANKARA
Uni Eropa (UE) menghibahkan EUR7,5 juta (USD8,5 juta) kepada 13 perusahaan Turki melalui program Horizon 2020, menurut sebuah pernyataan oleh Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turki (TUBITAK) pada Jumat.
Di bawah program, yang berupaya untuk mempromosikan penelitian dan inovasi melalui persaingan industri, total enam proyek - beberapa kolaborasi di antara perusahaan - akan didukung dengan jumlah terbesar dana Uni Eropa.
Proyek-proyek tersebut beroperasi di bidang transportasi yang smart, bersih dan terintegrasi, serta energi yang aman dan efisien.
Di antara proyek-proyek ini, ALBATROSS, yang dikoordinasi oleh produsen aluminium Yesilova Holding, terdaftar di antara empat besar.
Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan sistem baterai pengisian cepat, hemat biaya, efisien dan andal dengan sistem manajemen termal generasi baru untuk mengarahkan pasar mobil listrik dan hibrida-listrik dengan solusi inovatif.
Mercedes-Benz di Turki, FEV Automotive dan Ford Otomotiv bekerja bersama di antara 21 mitra dari 10 negara dalam proyek ini, di mana Yesilova membangun infrastruktur teknis sebagai koordinator.
Perusahaan energi raksasa Tupras, produsen perabotan utama Arcelik dan produsen semen Cimsa juga di antara perusahaan-perusahaan Turki yang masuk dalam proyek-proyek yang menerima hibah tersebut.
-Apa itu Horizon 2020?
Horizon 2020 adalah program penelitian dan inovasi dengan anggaran EUR80 miliar yang dilakukan oleh Komisi Eropa.
Perusahaan akan menerima dukungan program itu dari Komisi Eropa di berbagai sektor seperti nanoteknologi, bahan canggih, bioteknologi, manufaktur canggih dan teknologi proses.
TUBITAK akan mengatur hibah inovasi itu di Turki.