Maria Elisa Hospita
01 Maret 2019•Update: 04 Maret 2019
Mustafa Habbush
GAZA CITY, Palestina
Mesir akan mengizinkan warga Palestina dari Jalur Gaza untuk melakukan perjalanan umrah ke Arab Saudi melewati jalur perlintasan Rafah mulai Minggu.
Bulan lalu, Menteri Agama Palestina Yusuf Ideis mengumumkan perjalanan umrah dari Jalur Gaza yang diblokade akan dibuka untuk pertama kalinya dalam empat tahun.
Menurut sumber dari kementerian, gelombang pertama jemaah haji akan diberangkatkan dari Gaza ke Arab Saudi pada 3 Maret.
Sedikitnya 800 jemaah haji yang telah memperoleh dokumentasi perjalanan yang diperlukan dari pemerintah Saudi akan diberangkatkan.
“Kantor perusahaan perjalanan ziarah di Gaza telah didatangi oleh orang-orang yang ingin melakukan perjalanan suci,” ujar Awad Abu Mazkour, ketua Perusahaan Haji dan Umrah Gaza, kepada Anadolu Agency.
Sejak akhir tahun 2014, warga Gaza tidak dapat berziarah ke Arab Saudi karena Mesir menutup jalur Rafah.
Pada Januari, otoritas Mesir melonggarkan pembatasan perjalanan melalui persimpangan yang menghubungkan Jalur Gaza yang diblokade Israel ke Semenanjung Sinai Mesir.