Megiza Soeharto Asmail
09 Juli 2018•Update: 09 Juli 2018
Ibrahim Salih, Ali Murat
BASRAH, Irak / ANKARA, Turki
Seorang demonstran Irak tewas pada hari Minggu selama protes terhadap pengangguran dan pemadaman listrik di Irak selatan, menurut seorang perwira polisi Irak.
Pasukan keamanan melepaskan tembakan untuk membubarkan ratusan demonstran yang berkumpul di distrik Bahla di utara Basra saat memprotes masalah pengangguran dan pemadaman listrik di provinsi itu, kata letnan Sarmad Hussein.
"Seorang pengunjuk rasa tewas dan tiga lainnya terluka," katanya kepada Anadolu Agency.
Dia mengatakan pasukan keamanan campur tangan untuk mencegah demonstran memblokir jalan menuju perusahaan-perusahaan minyak yang beroperasi di daerah itu.
Menghasilkan sebagian besar pendapatannya dari minyak, Irak memproduksi sekitar 80 persen ekspor minyak mentahnya dari sumur minyak di Basra.
Para penduduk Basra menuntut agar penduduk setempat harus dipekerjakan oleh perusahaan-perusahaan minyak, bukan malah warga negara asing. Mereka juga mengeluh tentang pemadaman listrik yang berulang-ulang di tengah suhu tinggi yang mencapai hampir 50 derajat.
Pekan lalu, Iran, yang memasok listrik ke provinsi Irak selatan Ziqar dan Misan, telah menghentikan pasokan listrik karena utang negara yang meningkat.