Rıskı Ramadhan
29 Mei 2018•Update: 29 Mei 2018
Afra Aksoy
MUKALLA
Warga Kota Mukalla, Provinsi Hadhramaut, di timur Yaman menggelar aksi unjuk rasa untuk memprotes pemadaman listrik, Selasa
Pengunjuk rasa menutup jalan utama dan membakar ban, kata saksi mata.
Mereka menuntut peningkatan layanan terhadap masyarakat, terutama listrik.
Demonstran masih melanjutkan aksi yang sudah dimulai sejak Senin meski Gubernur Hadhramaut telah mengganti sejumlah pejabat tinggi untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.
Sementara itu, Komando Daerah Militer ke-2 di Mukalla meminta warga untuk "menyerahkan mereka yang berupaya mengganggu keamanan dan stabilitas Provinsi Hadhramaut kepada pihak keamanan”.
Otoritas lokal Hadhramaut menyatakan telah memenuhi semua tanggung jawab dalam menyediakan layanan listrik dan meminta warga bijaksana dalam menghadapi pemadaman listrik.
Hadhramaut yang merupakan salah satu provinsi terbesar negara itu, berada di bawah kendali pemerintah Yaman.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai Ibu Kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Pada 2015, Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk menggulingkan pertahanan Houthi.
Menurut PBB, perang saudara Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa dan menyebabkan lebih dari 11 persen dari keseluruhan populasi mengungsi.