Marıa Elısa Hospıta
19 Januari 2020•Update: 21 Januari 2020
Hamdi Yildiz, Hacer Baser
MARIB, Yaman
Jumlah korban jiwa mencapai 70 orang setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan udara ke sebuah kamp militer yang dikuasai pemerintah Yaman di Kota Marib.
Menurut sumber militer, sebuah drone digunakan dalam serangan tersebut yang kemudian melukai sejumlah tentara.
"Serangan milisi Houthi mengindikasikan bahwa mereka memang tidak mau berdamai," kata Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi lewat sebuah pernyataan.
Sebelumnya, pada Sabtu, 23 pemberontak Houthi dan tiga tentara Yaman tewas dalam bentrokan di Sanaa.
Yaman telah dirundung kekacauan sejak 2014, ketika Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Krisis memuncak pada 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan serangan udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.
Sejak itu, PBB mengungkapkan bahwa puluhan ribu jiwa tewas atau terluka, dan 14 juta lainnya menderita kelaparan.
*Ditulis oleh Erdogan Cagatay Zontur