Maria Elisa Hospita
15 Januari 2019•Update: 16 Januari 2019
Laith Joneidi
AMMAN
Yordania setuju untuk menjadi tuan rumah perundingan damai putaran kedua antara pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi.
"Amman menyetujui permintaan utusan PBB untuk Yaman Martin Griffiths untuk menjadi tuan rumah pertemuan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Sufyan Qudah, lewat sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa.
Tujuan perundingan itu adalah untuk menyelesaikan masalah pertukaran tahanan antara pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi.
Qudah, bagaimanapun, tidak menyebutkan tanggal pelaksanaan perundingan.
Pada 13 Desember, perundingan damai Yaman yang diadakan di Swedia berakhir dengan menghasilkan kesepakatan gencatan senjata di Provinsi Al-Hudaydah.
Namun, pihak-pihak yang bertikai melanggar kesepakatan itu karena tak kunjung menarik diri dari provinsi tersebut.
Yaman yang miskin masih dirundung kekerasan sejak tahun 2014, ketika Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota Sanaa.