İqbal Musyaffa
03 November 2017•Update: 04 November 2017
JAKARTA (AA) - Setelah penyaluran Bahan Bakar Minyak satu harga dibuat di sembilan wilayah terluar Indonesia pada tahun lalu, kini Pertamina menambah penyaluran di 17 wilayah lainnya.
Komite BPH Migas Saryono Hadiwidjoyo membeberkan belasan lokasi penyaluran BBM satu harga itu di antaranya Sumatera (Nias Selatan dan Kepulauan Mentawai), empat di Kalimantan (Bengkayang, Sambas, Seruyan, dan Mahakam), dua di Jawa (Kepulauan Karimun Jawa dan Sumenep), dua di NTB (Sumbawa dan Sumba Timur), dua di Sulawesi (Wakatobi dan Kepulauan Talaud), tiga di kepulauan Maluku (Morotai, Seram Barat, dan Halmahera Selatan), serta dua di Papua (Sorong dan Pantai Distrik barat).
“Tahun ini kita salurkan di wilayah dengan infrastruktur darat dan laut yang cukup baik terlebih dulu,” jelas Saryono, Jumat.
Dalam waktu dekat, menurut dia, akan kembali diresmikan lembaga penyaluran Pertamina yakni di 18 wilayah. Sementara 10 lainnya masih dalam proses perizinan dan pembangunan.
Selain lembaga penyaluran Pertamina, tahun ini BBM satu harga juga akan disalurkan oleh lima lembaga penyalur milik PT AKR.
Saryono menambahkan, pada tahun depan BBM satu harga akan disalurkan di wilayah dengan infrastruktur darat dan laut yang terbatas dengan target 50 penyalur dari Pertamian dan dua penyalur dari PT AKR.
“Kita masih identifikasi wilayah dan penyalurnya,” jelas dia.
Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 2019 mendatang dengan sasaran pada tahun tersebut adalah wilayah dengan infrastruktur darat dan laut yang sulit atau belum ada infrastruktur sama sekali.
“Kita menargetkan akan ada 46 penyalur untuk tahun 2019,” ujar Saryono.