İqbal Musyaffa
12 November 2018•Update: 12 November 2018
Iqbal Musyaffa
Singapura
Negara-negara anggota ASEAN terus memperbaiki fasilitas perdagangan jelang implementasi cetak biru ASEAN Economic Community (AEC) 2025 mendatang.
Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing dalam pembukaan pertemuan AEC Council di Singapura, Senin, mengatakan ASEAN telah menyelesaikan ASEAN Trade in Service Agreement (ATISA) tepat waktu.
“Karena ekonomi ASEAN yang berkembang dan beragam, maka negara-negara anggotanya perlu memberikan perhatian lebih pada perbaikan layanan dalam perdagangan,” tegas Chan.
ATISA menurut Chan akan memperdalam integrasi ASEAN dalam pelayanan pasar dan memperkenalkan komitmen kawasan terkait layanan perdagangan.
“Dengan demikian akan tercipta perdagangan yang lebih liberal, stabil, serta lingkungan yang dapat diprediksi oleh para pemasok komoditas perdagangan di kawasan,” ungkap Chan.
Selain itu, Chan mengungkapkan negara-negara ASEAN sudah memfinalisasi protokol keempat untuk mengamandemen ASEAN Comprehensive Investment Agreement (ACIA).
Amandemen tersebut menurut dia, akan memperkuat komitmen pelarangan pengenaan persyaratan kinerja pada investor dan membantu ASEAN tetap menjadi tujuan investasi yang menarik dan kompetitif.
Kemudian para menteri bidang ekonomi negara-negara ASEAN juga menandatangani kesepakatan tentang e-commerce yang membantu penciptaan lingkungan lebih kondusif untuk pengembangan bisnis e-commerce.
Kesepakatan itu menurut Chan, mencakup pembuatan aturan e-commerce yang lebih maju dan membangun konektivitas digital lebih besar di ASEAN.
Capaian pada masa keketuaan Singapura di ASEAN menurut Chan merupakan bukti komitmen memperkuat kerja sama perdagangan bebas dan terbuka dengan memperdalam integrasi ekonomi serta mewujudkan cetak biru AEC 2025 untuk pertumbuhan jangka panjang serta berkelanjutan di kawasan ini.
“Pencapaian positif ini memungkinkan semua negara anggota ASEAN mengambil keuntungan dari peluang yang muncul dalam era era ekonomi digital,” Chan menekankan.
Dia meyakini melalui pengembangan potensi ekonomi ASEAN akan memberikan manfaat pada pebisnis dan masyarakat ASEAN pada umumnya di tengah kondisi ekonomi dan ketidakstabilan perdagangan global.